Rabu, 15 Juli 2020 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
#BandungLawanCovid19

Simulasikan Olahraga, Harus Kantongi Izin Gugus Tugas

Selasa, 30 Juni 2020

Simulasikan Olahraga, Harus Kantongi Izin Gugus Tugas
Agung FB/Humas.Bandung.go.id
WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada pelantikan Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Bandung, Selasa, 30 Juni 2020. Dalam sambutannya, Yana mengatakan bahwa setiap simulasi penerapan protokol kesehatan di cabang olahraga harus mendapat izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung.*

HumasBandung - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, meski Kota Bandung telah masuk ke dalam zona biru Covid-19, namun masyarakat harus tetap waspada. Terutama di bidang olahraga.

"Kita harus tetap berhati-hati, jangan ada euforia yang berlebihan bahwa ini sudah kembali normal. Karena selama tidak ada vaksin, kita harus bersahabat dengan virus ini," kata Yana saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Bandung, Selasa, 30 Juni 2020.

Terkait olahraga, Yana mengatakan, ada beberapa cabang olahraga (Cabor) yang sudah ada pelonggaran. Terutama untuk olahraga yang nonfisik atau tidak ada kontak fisik, serta lokasi luar ruangan yang relatif lebih aman.

"Tapi tetap, semua lakukan simulasi dahulu di beberapa Cabor tersebut. Simulasi pun semua harus melakukan perizinan ke Gugus Tugas Covid-19," katanya.

"Dalam simulasi, karena ada perbaikan setelah mereka memperbaikinya, lalu, membuat surat permohonan. Kalau olahraga ke Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga). Kita tinjau lagi setelah betul-betul menerapkan standar protokol yang sangat ketat baru diberi izin," lanjutnya.

Sedangkan untuk izin kolam renang, Yana mengatakan dengan masuknya Kota Bandung ke zona viru sudah memperbolehkan melakukan simulasi di kolam renang dengan standar protokol yang sangat ketat. "Kemarin sempat disimulasi, kolam renang insyaallah aman," katanya.

Hal yang harus diperhatikan adalah, sebelum dan sesudah berenang, seperti saat bilas. Untuk kamar mandi laki-laki harus diperhatikan karena menggunakan shower sehingga harus berjarak. Untuk kamar mandi perempuan relatif aman karena berjarak.

"Dan kami masih melarang ada fasilitas kantin atau apa pun yang membuat orang setelah melakukan aktivitas berenang itu berkerumun. Diharapkan setelah kegiatan berenang itu pulang," lanjutnya.

 

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung

Sony Teguh Prasatya


Kata kunci:
prsi

BAGIKAN

BERI KOMENTAR