Minggu, 12 Juli 2020 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
#BandungLawanCovid19

Cegah Gelombang II Covid-19, Sejumlah Ruas Jalan Kembali Ditutup

Kamis, 25 Juni 2020

Cegah Gelombang II Covid-19, Sejumlah Ruas Jalan Kembali Ditutup
Syahda/Humas.Bandung.go.id
WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ikut memantau penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung dalam rangka membatasi aktivitas warga di masa pandemi Covid-19. Penutupan berlangsung mulai Rabu, 24 Juni 2020 pukul 21.00 WIB hingga Kamis, 25 Juni 2020 pukul 06.00 WIB.*

HumasBandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menutup sejumlah ruas jalan di pusat kota. Penutupan dilakukan mulai Rabu, 24 Juni 2020 pukul 21.00 WIB hingga Kamis, 25 Juni 2020 pukul 06.00 WIB.

Jalan-jalan yang ditutup adalah, Jalan Merdeka, Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, dan Jalan Ir. H. Djuanda.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, penutupan sejumlah jalan tersebut untuk membatasi aktivitas warga. Hal ini masih berkaitan dengan upaya Pemkot Bandung memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Kami hanya ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa kita ini masih di zona kuning. Pandemi Covid-19 ini belum selesai. Jadi butuh kehati-hatian, kewaspadaan," tegas Yana.

Kendati demikian, Yana memastikan, penutupan jalan-jalan tersebut bukan karena adanya peningkatan kasus terpapar Covid-19.

"Penyebaran Covid-19 di Kota Bandung terkendali. Kalau kita lihat di beberapa negara ada kekhawatiran di gelombang kedua, maka dari itu butuh meningkatkan kewaspadaan kita," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo menegaskan, penutupan sebagain ruas jalan untuk kepentingan bersama. Penutupan jalan bukan mempersulit masyarakat.

"Kita peduli terhadap situasi yang ada. Pertimbangan-pertimbangan yang disampaikan pak wakil wali kota, kita tindaklanjuti. Perkembangannya akan selalu dievaluasi," tuturnya.

"Kami selama ini, PSBB sifatnya adalah kemanusiaan. Sehingga kami selalu memberi imbauan dan tidak memberikan sanksi. Tetapi kami sangat berharap muncul juga kesadaran dan disiplin masyarakat itu sendiri," imbuh Catur.* teguh - humas.bandung.go.id



BAGIKAN

BERI KOMENTAR