Rabu, 14 November 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Profil
RW 04 Kelurahan Jamika

Indahnya Kerukunan di Kampung Toleransi

Rabu, 28 Februari 2018

Indahnya Kerukunan di Kampung Toleransi
Humas.Bandung.go.id
JALINAN toleransi antarwarga di RW 04 bukan tercipta begitu saja. Mereka melalui proses panjang dan membutuhkan komitmen tinggi.*

HumasBandung - Menjadikan perbedaan suku dan agama menjadi sumber kedamaian, kerukunan, dan ketentraman. Itulah yang dilakukan warga RW 04 Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Warga RW 04 sangat beragam, mulai suku, agama, ras, budaya, orientasi politik, organisasi sosial, hingga pemikiran.

Dalam urusan bertetangga, prinsip kesetaraan adalah hal yang paling utama, tak melihat agama apa yang dianut dan dari mana asal mereka. Kekompakan warga di “Kampung Toleransi” RW 04, Kelurahan Jamika bisa dilihat dalam kegiatan sehari-hari, warga senantiasa bergotong royong dalam segala hal.

Toleransi juga terlihat dalam kehidupan beragama. Bukan hanya warganya yang berbeda agama hidup berdampingan, rumah ibadah mereka pun berdampingan. Di kawasan ini bisa ditemui masjid, gereja, dan vihara.

Tentu saja jalinan toleransi antarwarga di RW 04 bukan tercipta begitu saja. Mereka melalui proses panjang dan membutuhkan komitmen tinggi.

Warga RW 04 menyadari bahwa perbedaan bisa menjadi pemicu lahirnya konflik, namun mereka sepakat untuk menghormati satu sama lain dan menjadikan perbedaan sebagai sumber membangun kebersamaan. Perbedaan tidak bisa dihindari, namun bisa menjadi kekuatan untuk menciptakan kehiduan yang harmonis. Dan ternyata dengan kehidupan yang penuh toleransi, banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh warga. Toleransi memberikan dampak positif bagi kehidupan warga.

Selain di RW04 Kelurahan Jamikan, Kota Bandung mempunyai beberapa Kampung Toleransi diantaranya di Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong serta di RW 12 Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay.

Kampung Toleransi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kerukunan umat bergama di Kota Bandung. Selama ini, kerukunan umat beragama di Kota Bandung sudah terbangun, baik yang dilakukan secara individu maupun kelompok. Selain pemuka agama, sejumlah lembaga pun aktif membantu masyarakat membangun toleransi umat beragama diantaranya FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama).

Dari Kampung Toleransi diharapkan akan lahir bibit-bibit unggul kebhinekaan, karena sedari kecil masyarakat di kampung ini sudah terbiasa dengan toleransi antarsesama. Kampung Toleransi akan menyulap perbedaan suku dan agama menjadi keindahan yang menjadikan Kota Bandung sebagai kota yang penuh dengan toleransi, menjadi miniatur Indonesia yang menghargai keberagaman dan toleransi umat beragama.***

 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait