Rabu, 26 September 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Profil
Oded Muhammad Danial

Menyeimbangkan Pembangunan Fisik dan Spiritual

Minggu, 21 Januari 2018

Menyeimbangkan Pembangunan Fisik dan Spiritual
HumasBandung.go.id
WAKIL Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial.*

HumasBandung - Lahir di keluarga santri, Oded Muhammad Danial sangat akrab dengan dunia dakwah. Meskipun telah menjadi Wakil Wali Kota Bandung, namun pria yang akrab disapa Mang Oded ini, tidak melepaskan dunia dakwah.

Salah satu kegiatan dakwah yang tetap dilakukannya sampai saat ini adalah, menjadi imam salat Jumat di masjid-masjid yang ada di Kota Bandung. Program oleh Mang Oded diberi nama “Jumling” tersebut, telah dilakukannya sejak ia dilantik menjadi wakil wali kota

“Jumling itu singkatan dari Jumat Keliling, jadi setiap hari Jumat saya keliling ke masjid-masjid untuk menjadi imam sekaligus memberi tausyiah,” kata pria kelahiran Tasikmalaya pada 15 Oktober 1962 silam.

Jumling menjadi salah satu cara Mang Oded menyampaikan informasi dan menerima aspirasi serta koreksi dari warga Kota Bandung. Setiap selesai salat Jumat, ada acara yang namanya ngabandungan. Pada kesempatan inilah Mang Oded menyampaikan informasi terkait pembangunan di Kota Bandung serta kebijakan-kebijakan Pemkot Bandung.

Dari obrolan santai itu, Mang Oded menerima beragam informasi, aspirasi, serta kritik dari warga. “Informasi, aspirasi, dan kritik yang kami terima, sebisa mungkin dicarikan solusinya saat itu juga, karena biasanya saya membawa perwakilan dari SKPD. Tapi kalaupun tidak bisa langsung, kita catat untuk kemudian dicarikan solusinya kemudian,” paparnya.

Mang Oded yang menjabat sebagai Wakil Komisi B DPRD Kota Bandung sebelum menjadi wakil wali kota ini, menyadari jika basicnya sebagai ustaz dan mubalig tak bisa dilepaskan dari sosoknya. Semenjak di bangku sekolah menengah pertama, Mang Oded sudah terjun ke dalam dunia dakwah. Berceramah dari satu kampung ke kampung lainnya sambil aktif di organisasi pelajar.

Bagi Mang Oded, pengabdian di jalur dakwah menjadi saluran yang paling tepat untuk idealisme hidupnya. Salah satu kegiatan dakwah yang diterapkan Oded saat menjabat wakil wali kota adalah “Dakwah on The Bus”, yakni program pemberian siraman rohani di dalam bus. Program ini bekerja sama dengan Damri Kota Bandung dan diresmikan pada 22 Januari 2017.

Komitmennya terhadap dakwah Islam juga dicurahkan di blog pribadinya yang memuat cerita-cerita teladan untuk keluarga. Menurut Oded, berdakwah haruslah dimulai dari lingkungan keluarga karena keluarga merupakan fondasi pertahanan pertama untuk anak-anak dalam membatasi dari bahaya perkembangan zaman.

“Keberhasilan menjadi pemimpin dalam keluarga pada hakikatnya adalah kunci pembuka keberhasilan Mang Oded dalam melaksanakan amanah yang diembannya. ‘Rumahku Surgaku’ menjadi filosofi ketahanan keluarga. Dari situ muncul sosok pejabat publik yang nyunda, nyantri, dan nyantika,” kata ayah dari tujuh orang anak ini.

Dengan semangat pelayanan, suami dari Siti Muntamah ini, terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder di Kota Bandung. Baik dari kalangan legislatif, eksekutif, ormas maupun organisasi kepemudaan untuk menghadirkan Kota Bandung yang lebih baik.

Pengalamannya menjadi anggota legislatif di DPRD Kota Bandung, menjadi modal dalam memimpin Kota Bandung bersama Wali Kota M. Ridwan Kamil. Keduanya sudah membuktikan telah membawa perubahan bagi Kota Bandung serta membawa kota ini meraih sejumlah penghargaan baik tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Dalam menjalani kehidupannya, pria yang meneyelesaikan sekolahnya di SD Lengkong Tasikmalaya (1976), SMPN 1 Tasikmalaya (1979), dan STM Negeri Tasikmalaya (1982) ini mempunyai filosfi “Sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama”. Karena itulah, meskipun sudah menjabat sebagai wakil wali kota, namun Mang Oded tidak meninggalkan kebiasaan rutinnya, salat berjemaah dengan warga dan memberikan ceramah. Karena baginya, pemimpin yang berhasil adalah yang mampu menyeimbangkan antara keberhasilan fisik dan spiritual.***



BAGIKAN

BERI KOMENTAR