Kamis, 21 Februari 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Layanan

Pemkot Siapkan 26 Penceramah Dukung Gerakan Bersatu

Kamis, 18 Oktober 2018

Pemkot Siapkan 26 Penceramah Dukung Gerakan Bersatu
Suhendro Dradjad/Humas.Bandung.go.id
Kepala Sub Bagian Bina Sosial Keagamaan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Kota Bandung, Latief saat mamaparkan Gerakan Bersatu (Berjamaah Salat Tepat Waktu) pada acara Bandung Menjawab, di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jln. Aceh, Kamis (18/10/2018).*

HumasBandung - Sebanyak 26 penceramah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk berdakwah setiap hari Selasa sampai Kamis di Masjid Al-Ukhuwah Kota Bandung, Jln. Wstukancana. Beberapa di antaranya merupakan pendakwah kondang seperti K.H. Miftah Faridl, K.H. Hasan Mansyur, K.H. Maftuh Kholil, dan H.M. Abdurrahman.

Langkah pemkot menghadirikan penceramahan ini, sebagai tindak lanjut dari pencanangan Gerakan Bersatu (Berjamaah Salat Tepat Waktu) yang dicanangkan pada 26 September lalu. ""Untuk mendukung kampanye gerakan agar warga salat wajib tepat waktu secara berjamaah, Pemkot Bandung menyiapkan penceramah untuk berdakwah setiap selesai salat zuhur di Masjid Al-Ukhuwah," kata Kepala Sub Bagian Bina Sosial Keagamaan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Kota Bandung, Latief pada acara Bandung Menjawab, di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jln. Aceh, Kamis (18/10/2018).

Latief mengungkapkan, penyampaian ceramah bertujuan agar masyarakat mendapat penguatan mental dan rohani setelah selesai salat. “Jadi nanti setiap selesai salat zuhur, akan ada tausiah dari penceramah. Sehingga jemaah akan mendapatkan siraman rohani untuk menambah wawasan keilmuan agama. Tentu juga meningkatkan amaliah dalam melaksanakan ibadah,” tutur Latief.

Latief menambahkan, Gerakan Bersatu merupakan langkah Pemkot Bandung untuk memperkuat mental dan spiritual masyarakat. Dengan salat tepat waktu, Pemkot Bandung juga ingin meningkatkan kedisiplinan, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau sudah disiplin dalam waktu yang dilatih melalui salat, kita berharap kinerja ASN juga meningkat,” imbuhnya.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mencanangkan Gerakan Bersatu dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor442/SE/084-Bag Kesra. Di dalam surat edaran tersebut, wali kota mengimbau ASN yang beragama Islam menghentikan atau menunda seluruh kegiatan saat masuk waktu salat fardu. Para ASN diimbau segera melaksanakan salat berjamaah di masjid atau musala. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh ASN dan pimpinan BUMD di Kota Bandung.* nurul - humas.bandung.go.id


Kata kunci:
bersatu

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait