Minggu, 21 April 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Layanan

Bulan November, Pemkot Tambah 6 ATM Beras

Kamis, 18 Oktober 2018

Bulan November, Pemkot Tambah 6 ATM Beras
Dok.Humas.Bandung.go.id
ANJUNGAN Terima Mandiri (ATM) Beras di Masjid Al Fitroh, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, satu dari enam ATM Beras yang ditempatkan Pemkot Bandung di tempat-tempat ibadah. Rencananya pada bulan November, Pemkot akan menambah enam ATB Beras lagi.*

Bulan November, Pemkot Tambah 6 ATMB Beras

HumasBandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah Anjungan Terima Mandiri (ATM) Beras. Rencananya pada bulan November mendatang, akan ditambah enam unit lagi.

“Jadi akan ada 12 ATM Beras pada November mendatang, yang bisa memfasilitasi 900 KK,” tutur Kepala Dispangtan Kota Bandung, Elly Wasliah saat menjadi narasumber pada acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis (18/10/2018).

Saat ini enam unit ATM Beras di rumah-rumah ibadah di enam kecamatan se-Kota Bandung. Di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Kecamatan Gedebage, Masjid An-Nur Kecamatan Antapani, Masjid Atlas Kecamatan Kiaracondong, Masjid Al-Ikhlas Kecamatan Cicendo, Masjid Al-Ftroh Kecamatan Bandung Kulon, dan Gereja Tabernakel Kecamatan Cibeunying Kaler.

Elly menuturkan, program ATM Beras mendapat respon positif dari warga dan telah mampu mengguggah kepekaan sosial warga untuk berdonasi. Selain dapat membantu masyarakat miskin, ATM Beras juga menggugah kepekaan sosial warga mampu untuk berdonasi," katanya.

Dicontohkan yang terjadi di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Gedebage. Baru satu bulan ATM Beras dioperasikan, sudah ada donatur yang akan menyumbangkan beras untuk warga miskin yang disalurkan melalui fasilitas ATM Beras.

"Di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Kecamatan Gedebage, sudah ada warga yang mau menjadi donatur dengan menyumbangkan beras yang bisa meng-cover sampai 220 KK (Kepala Keluarga) setiap bulan. Kalau donasi tersebut kalau diuangkan, senilai Rp24 juta,” ujar Elly.

Pemkot Bandung, lanjut Elly, bersyukur karena mulai ada partisipasi dari masyarakat untuk mendukung program pengentasan kemiskinan di Kota Bandung. Ia pun mengajak warga Bandung lainnya yang mampu untuk berdonasi di ATM Beras yang sengaja ditempatkan di rumah-rumah ibadah.

“Pemkot Bandung ini hanya trigger (pemicu) untuk menarik partisipasi masyarakat. Kami bekerja sama dengan pengurus masjid dan gereja agar mereka mencari donatur yang bisa melanjutkan program ini. Kalau sekarang dari Pemkot dulu selama satu tahun, nanti diharapkan DKM atau pengurus gereja bisa mencari donatur sendiri,” ujarnya.

Di setiap ATM Beras, Pemkot Bandung setiap bulannya mengalokasikan beras untuk disalurkan kepada 75 KK di setiap ATM Beras. Satu KK mendapatkan jatah sebanyak 10 kg beras premium seharga Rp12.000/kg.

Program ATM Beras merupakan salah satu cara Pemkot Bandung untuk mengentaskan kemiskinan. Pemkot Bandung mencatat ada 63.000 KK yang termasuk kelompok warga miskin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52.000 KK sudah mendapatkan bantuan melalui program Bantuan Pangan Non-Tunai dari pemerintah pusat.

“Artinya masih ada sekitar 12 ribu KK yang belum mendapat bantuan. Dengan program ini, setidaknya sudah 1100 KK bisa ter-cover, alhamdulillah,” katanya.* nurul - humas.bandung.go.id


Kata kunci:
atm beraselly wasliah

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait