Selasa, 26 Mei 2020 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
#BandungLawanCovid19

Serunya Jadi Chef Dapur Umum

Sabtu, 16 Mei 2020

Serunya Jadi Chef Dapur Umum
Nurul/Humas.Bandung.go.id
NIA Kurniasih, salah satu relawan yang mengabdikan diri menjadi juru masak dadakan bagi warga terdampak Covd-19 di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.*

NIA Kurniasih (41) tak pernah menyangka dirinya akan menjadi "chef de cuisine" alias kepala juru masak di Dapur Umum Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cicendo di Kelurahan SukarajaKota Bandung. Ia dan 20 orang timnya mendadak menjadi juru masak untuk 200 keluarga di kelurahannya.

Setiap hari, mulai pukul 10.00 WIB ia dan para koki lainnya telah bersiap untuk memasak. Nasi, sayuran, dan bahan masakan lainnya mereka olah untuk menjadi nasi kotak dan akan dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 pada pukul 16.00 WIB.

"Menyenangkan banget. Kita ini sudah 15 hari. Waktu hari pertama itu, kita bikinnya periode pertama 100 bungkus. Begitu periode kedua kita naikin lagi jadi posisinya 200 bungkus," ujarnya.

Lauk pauk yang dimasak pun beragam, namun sesuai dengan stok logistik hari itu. Para donatur terkadang memberi telur, daging, atau ikan. Itulah yang akan Nia masak beserta pasukannya dari Karang Taruna.

"Memang saya bikin list menu, tapi ada para donatur yang yang datang ke sini. Tadinya misal ikan tongkol, tapi banyak telur, kita masak telur. Kita menggunakan logistik yang ada. Oleh tim dapur kita olah. Tapi sekarang bahan logistik telurnya sudah habis, jadi bikin menu yang sederhana seperti rolade," bebernya.

Kendati pernah merasa lelah, namun timnya membuatnya terus semangat. Apalagi, dukungan dari kelurahan, Karang Taruna, dan PKK selalu hadir.

"Kalau dibilang capek-capek ya tapi kita relawan. Sebagai relawan kita harus siap," tegas Nia.

Tim dapur ini bahkan berencana untuk membuat 2.500 ketupat untuk dibagikan ke 10 RW di Kelurahan Sukaraja. Ketupat itu akan didistribusikan pada H-3 lebaran.

Kinerja para relawan tim dapur inilah yang juga menyulut semangat Gugus Tugas Covid 19 di Kelurahan Sukaraja.

Lurah Sukaraja, Evy Oktaviyanti mengungkapkan, sejak dicanangkan pada 1 Mei 2020, gugus tugas tidak pernah libur untuk mengupayakan bantuan dan penanganan Covid-19. "Kita tiap hari. Tidak ada libur. Semangat tim dapur itu mengembalikan semangat kami juga secara psikologis," tuturnya.

Ia menerangkan, setiap hari dapur umum itu mendistribusikan 200 nasi dus kepada warga yang terdaftar untuk mendapat bantuan. Terdapat 632 KK DTKS dan 863 non-DTKS yang murni warga Sukaraja.

"Kalau ditambah dengan yang musiman seperti ojol gitu, jadi 1.300," imbuhnya.

Sumber daya dapur diperoleh dari dana PIPPK dan donasi warga sekitar. Setiap hari, ada saja warga yang memberikan bantuan.

Menurut Evy, salah satu motor penggerak da[ur umum, yaitu Danramil 1803 Andir-Cicendo, Mayor Inf. Heri Sirait.

Dapur Umum Forkopimcam Cicendo telah terbentuk sejak 1 Mei 2020 di Kelirahan Sukaraja. Mennyusul sepekan kemudian di Kelurahan Arjuna. Seluruh prasarana dapur umum merupakan dukungan dari Koramil 1803 Andir-Cicendo.

"Alhamdulillah Pak Danramil sangat mendukung. Saya dan teman-teman di kelurahan, terutama tim dapur, Karang Taruna merasakan betul dari awal pembuatan tenda, bahkan dari awal dampak Covid-19, beliau yang mengusulkan dapur umum. Baru sekarang di Kecamatan Cicendo ada Danramil yang peduli dan terjun langsung bersama kami masyarakat," ungkap Evy.

Evy menuturkan, Danramil bahkan yang mencarikan dinatur untuk dapur umum tersebut hingga dini hari. Itulah sebabnya dapur umum ini bisa berjalan setiap hari membagikan 200 paket nasi. 

Nasi dus yang sudah dikemas didistribusikan ke 10 RW sekelurahan secara bergiliran. Satu paket nasi dus memiliki porsi besarr banyak yang cukup untuk satu keluarga.

"Kita ada 10 RW. Per hari kita bagikan ke 2 RW, jadi hari ini RW mana, besok RW mana. Ini kalau kuantitas ada 200, tapi porsinya dobel. Bisa cukup untuk satu keluarga," katanya.

Langkah kompak warga Sukaraja diberi jempol oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia melihat kerja keras tim dapur umum dan berterima kasih atas jerih payah mereka membantu warga yang kesulitan.

"Mudah-mudahan ini jadi amal kebaikan dan dicatat sebagai amal saleh. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan untuk semua tim. Kita kerja bersama. Insyaallah kita mampu menghadapi pandemi ini," ucap Yana.* nurul - humas.bandung.go.id


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR