Sabtu, 19 Oktober 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Kebakaran Rumah di Dago Diduga Berasal dari Api Kompor

Rabu, 9 Oktober 2019

Kebakaran Rumah di Dago Diduga Berasal dari Api Kompor
Diskar PB Kota Bandung
PETUGAS Dinas Kabakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung sedang menjinakkan api yang membakar bangunan rumah empat lantai di Jln. Dago Asri 4 No. 4 Kelurahan Dago Kecamatan Coblong, Kota Bandung yang terbakar pada Rabu (9/10/2019, pukul 05.56 WIB.*

HumasBandung - Rumah empat lantai yang terletak di Jln. Dago Asri 4 No. 4 Kelurahan Dago Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pukul 05.56 WIB, terbakar. Penyebab kebakaran diduga dari api kompor.

Informasi dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, laporan kebakaran diterima petugas pukul 05.56 WIB, dari seorang warga bernama Dedi melalui nomor Emergency Call 133. Pukul 06.00 WIB, petugas sudah berada di lokasi kebakaran.

Diskar PB menurunkan 8 mobil pemadam kebakaran serta 3 unit mobil tangki, 2 mobil reesue, dan 1 mobil komando. Dibantu 1 mobil ambulans PMI Kota Bandung, 1 mobil ambulans Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dan 1 mobil ambulans PLN.

Petugas langsung melakukan penyekatan dan pemadaman secara menyeluruh pada objek rumah yang terbakar. Upaya pemadaman didukung oleh petugas dari Polsek Coblong, TNI, aparat Kecamata Coblong, dan Linmas.

Kebakaran hebat terjadi di lantai dua, tiga, dan empat. Dua kendaraan bermotor roda dua ikut terbakar, yaitu satu motor Tiger dan satu motor Astrea Prima.

Rumah yang terbakar milik Bambang dan saat ini dikotrak oleh Georgina Devina Putri (23. Devina menuturkan, kebakaran diduga dari api kompor yang sedang menyala. Devina menuturkan, dirinya menyalakan kompor untuk memasak kentang di dapur yang berada di lantai empat.

Saat kompor masih menyala, ia turun ke bawah. Sekitar 15 menit kemudian, saat ia kembali ke dapur, terlihat kepulan asap dan kobaran api di atap dapur.

Devina berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Melihat api semakin membesar, ia meminta bantuan warga untuk memadamkan api.

Upaya tersebut tak membuahkan hasil karena api tak bisa dikendalikan dan dikhawatirkan merembet ke bangunan lain. Seorang warga berinisiatif melaporkan peristiwa kebakaran tersebut ke Diskar PB Kota Bandung melalui Emergency Call 113.

Berkat kesigapan petugas, api bisa dilokalisir untuk kemudian dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan lain. Di sebelah kiri rumah yang terbakar adalah, TK Aulia Bunda, di bagian belakang rumah kos-kosan milik Abdullah, dan di bagian depan toko alat-alas tas sekolah milik Bambang.

Upaya pemadaman selesai pukul 08.00 WIB. Petugas belum dapat memperkirakan ketugian materil dari peristiwa kebakaran ini.

Kepada masyarakat, petigas Diskar PB Kota Bandung mengimbau untuk lebih berhati-hati lagi dan berupaya menghindari bahaya kebakaran. Masyarakat dianjurkan untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Apabila terjadi kebakaran, masyarakat jangan sungkan untuk menghubungi Eemergency Call 113. Untuk pelayanan pemadam kebakaran tidak dipungut biaya atau gratis.* humas.bandung.go.id

 


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait