Senin, 16 Desember 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Guru dan TAS non-PNS yang Tidak Lolos Verifikasi Tetap Dapat Bantuan

Rabu, 15 Mei 2019

Guru dan TAS non-PNS yang Tidak Lolos Verifikasi Tetap Dapat Bantuan
Primanda/Humas.bandung.go.id

HumasBandung - Pemkot Bandung tengah menyiapkan solusi untuk guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non-PNS yang tidak lolos verifikasi penerima honorarium peningkatan mutu. Pemkot akan mengupayakan mereka tetap mendapatkan bantuan.

Data terbaru Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, jumlah guru dan TAS non PNS yang telah terverifikasi sebanyak 10.058 orang. Sementara yang tidak memenuhi kualifikasi sebanyak 1.228 orang.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, akan berupaya agar 1.228 orang guru dan TAS non-PNS tetap mendapatkan bantuan. Pemkot Bandung akan mengalokasikannya lewat apresiasi Pendidik Tenaga Kependidikan (PTK) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2019.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Kadis agar prinsip keadilan dan juga taat aturan. Ada sisanya 1.228 orang yang memang secara kualifikasi mereka belum memenuhi syarat. Tetapi kita akan tetap berupaya memberi apresiasi,” kata Mang Oded kepada humas.bandung.go.id, Rabu (15/5/2019).

“Bentuknya sama dengan honor. Tapi kita arahkan itu untuk meningkatkan mutu mereka. Agar tahun depan mereka bisa memenuhi,” jelas Mang Oded.

Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, apresiasi PTK hampir serupa dengan honorarium. Perbedaannya, hanya terletak dari alokasi anggaran dan besaran bantuan yang dihitung dari berbagai kriteria. Di antaranya dari jam mengajar.

“Hanya namanya saja yang berbeda. Intinya honorarium juga. Insya Allah di APBD Perubahan,” ucap Hikmat.

Bagi guru dan TAS non-PNS yang telah terverifikasi, kata Hikmat, Disdik Kota Bandung akan berupaya agar honorariumnya bisa segera cair dalam waktu dekat ini.

“Kepwalnya (Keputusan Wali Kota) akan kita coba selesaikan hari ini. Untuk 10.058 orang yang telah terverifikasi disediakan dana sekitar Rp121 miliar,” kata Hikmat.* humas.bandung.go.id


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait