Minggu, 16 Juni 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
Kota Bandung dalam Angka

RT Penerima Kredit Usaha Semakin Banyak

Jumat, 15 Maret 2019

RT Penerima Kredit Usaha Semakin Banyak

HumasBandung - Usaha kecil, koperasi, dan sektor informal merupakan salah satu wahana bagi upaya perluasan kesempatan kerja dan pemerataan pendapatan sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Bandung.

Permasalahan yang seringkali menjadi penghambat usaha kecil, koperasi, dan sekotor informal lainnya adalah, sulitnya melaksanakan pengembangan diri yang berdampak terhadap akses usaha dalam memperoleh bantuan atau kredit dari perbankan.

Sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi atau mempersempit terjadinya kesenjangan social dan masalah masalah tersebut, dilakukan pengembangan kemitraan usaha antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil. Selain itu akses terhadap usaha bagi masyarakat sangat mempengaruhi tingkat kesejahteraan mereka.

Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan kredit usaha tersebut guna memenuhi kebutuhan hidupnya dan untuk melanjutkan kelangsungan hidupnya. Pemerintah maupun swasta telah bekerja bersama sama agar masyarakat mudah dan dapat mengakses kredit usaha.

Adapun program yang diusung oleh pemerintah maupun swasta seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), koperasi, dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Program-program ini jika diberikan secara tepat sasaran, maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Namun, selain harus tepat sasaran, partisipasi dari masyarakat itu sangat diperlukan. Apalah artinya jika program telah diberikan namunmasyarakat menggunakan program kredit usaha untuk hidup konsumtif, maka tidak akan berhasil.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Bandung, terdapat peningkatan rumah tangga yang menerima kredit usaha di Kota Bandung dari tahun 2016 ke tahun 2017.

Pada tahun 2016, rumah tangga yang menerima kredit usaha sebanyak 6,05 persen dan tahun 2017 meningkat menjadi 24,05 persen. Peningkatan ini seharusnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat kota Bandung.

Adapun program yang paling banyak diterima oleh masyarakat kota Bandung pada tahun 2017, yakni program Bank selain KUR yaitu sebesar 5,52 persen. Menyusul program koperasi sebesar 4,26 persen. Dan yang paling sedikit, yaitu program kredit dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebesar 1,86 persen.* humas.bandung.go.id

Sumber: Kota Bandung dalam Angka 2018/BPS Kota Bandung


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait