Jumat, 19 April 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Maling di Stadion GBLA, Aki Genset pun Digondol

Kamis, 24 Januari 2019

Maling di Stadion GBLA, Aki Genset pun Digondol

HumasBandung - Apapun, milik siapapun dan di manapun sah-sah saja untuk diambil. Itulah aturan baku para maling. Tampaknya, tidak ada yang tabu bagi maling untuk mencuri apapun.

Seperti yang terjadi Senin (21/1/2019) malam. Maling atau mungkin para maling, melaksanakan aturan baku itu. Tujuh unit accu (baca: aki) untuk menghidupkan pembangkit listrik genset di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diambil juga. Padahal itu jelas-jelas milik pemerintah.

“Hilang sekitar Senin (21/1/12019) malam, 7 unit aki untuk menghidupkan genset itu berharga sekitar Rp50 juta,” ucap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dodi Ridwansyah kepada humas.bandung.go.id, Kamis (24/1/2019). 

Setelah kejadian, Dispora pun langsung melayangkan laporan kepada polisi dan sudah ditindaklanjuti. "Sekarang kasusnya sedang dalam proses penyelidikan," kata Dodi. 

Meskipun aki hilang, Dodi memastikan aktivitas di Stadion GBLA tidak akan terganggu karena alat tersebut hanya untuk mengantisipasi apabila listrik dari PLN mati. Tapi berdasarkan pengalaman selama ini pun jarang dipakai karena hanya untuk mengantisipasi saja. 

“SOP-nya pertama kalau ada yang mau mengadakan acara di GBLA harus koordinasi dengan PLN agar listriknya di-loss. Kedua kalau acara besar penyelenggara acara atau EO harus membawa genset sendiri, jangan mengandalkan punya kami,” tutur Dodi.

Mengenai dugaan pelaku pencurian, Dodi mengaku menyerahkan semua proses penyelidikan kepada polisi. Meskipun pihaknya tetap memiliki kecurigaan tertentu.

“Untuk pelaku, masih diselidiki. Kecurigaan pasti ada, tapi kami menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. Kalaupun ternyata orang dalam, kami akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku saja. Misalkan 'outsourcing', kita berhentikan saja,” beber Dodi.* humas.bandung.go.id


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait