Kamis, 13 Desember 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

BUMD Harus Menjadi Sumber Penghasil PAD Kota Bandung

Kamis, 6 Desember 2018

HumasBandung - Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nenden Sukaesih berharap BUMD di Kota Bandung dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli daerah (PAD) Kota Bandung. Apalagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung defisit, sehingga BUMD bisa membantu melalui perolehan labanya.

Harapan tersebut disampaikan Nenden pada acara Rapat Kerja BUMD Kota Bandung di Hotel Arya Duta , Bandung, Kamis (6/12/2018). Rapat dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta dihadiri oleh sejumlah pejabat publik Pemkot Bandung, anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, dan Pimpinan BUMD Kota Bandung.

Nenden juga mengingatkan agar BUMD Kota Bandung bisa lebih efisien dan optimal saat menggunakan anggaran perusahaannya. "Efisiensi anggaran harus diperhatikan, mulai dari anggaran alat tulis kantor sampai tenaga kerja. BUMD harus seperti perusahaan swasta profesional yang sangat optimal menggunakan anggarannya," pinta Nenden.

Sementara itu, Wakil Wali Kota, Yana Mulyana mengatakan, BUMD merupakan perusahaan yang dibentuk pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun di luar itu, BUMD juga harus bisa menjadi salah satu sumber penghasil PAD.

"Diperlukan monitoring dan evaluasi terhadap BUMD  secara menyeluruh. Mulai dari keuangan, manajemen operasional serta nonoperational dan nonteknis," katanya.

Yana menegaskan, salah satu cara untuk mengukur kinerja yaitu melihat pencapaian target. Target harus mendekati rencana yang telah ditentukan sebelumnya. "Seperti PDAM, target akses air bersih 80 persen menjangkau masyarakat. Sedangkan target BPD Kota Bandung, yaitu peningkatan akses perbankkan dengan Kredit Melati, Kredit Mesra dan Kredit Bagja. Untuk PD Kebersihan, targetnya memperluas pengelolaan sampah masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, semua itu harus dievaluasi agar menjadi tolak ukur dalam  pengelolaan BUMD. Termasuk untuk menyelesaikan masalah secara bersama. "Harapannya BUMD berkontribusi terhadap PAD. Tetapi tugas dan tanggung  BUMD secara sosial harus tetap dipertahanakan di masyarakat. Mari kita bangun sinergi bahu membahu menjaga komunikasi agar pembangunan dapat dicapai dengan optimal. Ke depannya koordinasi dan sinergi antara DPRD dengan BUMD seperti ini akan terus diperkuat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dadang Gantina menyampaikan, rapat kerja tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan memonitor kinerja BUMD Kota Bandung. Sehingga ke depannya BUMD dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih baik dan optimal.

"Dengan rapat kerja ini nantinya akan dievaluasi program dan kegiatan dari empat BUMD (PDAM Tirtawening, PD Kebersihan Kota Bandung, PD Pasar Bermartabat, dan PT BII) yang sudah, tengah, dan akan dilaksanakan ke depannya," tutur Dadang.

Selain itu, ia juga berharap, ada komunikasi dan silaturahmi yang terjalin lebih baik antar-BUMD dan juga dengan DPRD Kota Bandung. "Bila ada saran atau ide dari Anggota Komisi B, nantinya bisa menyatukan juga visi dan misi BUMD, sehingga bisa lebih bersinergi dengan kinerja BUMD Kota Bandung," jelas Dadang.* humas.bandung.go.id


Kata kunci:
bumdpad

BAGIKAN

BERI KOMENTAR