Rabu, 14 November 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Kecamatan Rancasari Kini Punya TBM dan Bank Sampah

Selasa, 6 November 2018

Kecamatan Rancasari Kini Punya TBM dan Bank Sampah
Rizal Fadhilah Siptriandy/Humas.Bandung.go.id
WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Pj. Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Yana Mulyana menyaksikan proses daur ulang sampah di Kecamatan Rancasari, Selasa (6/11/2018). Pada kesempatan tersebut, wakil wali kota meresmikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan bank sampah yang berada di samping Kantor Kecamatan Rancasari.*

HumasBandung - Dalam rangka mendukung Program Bandung Membaca dan Gerakang Kang Pisman (kurangi, pisahkan, dan manfaatkan sampah), Pemerintah Kecamatan Rancasari membangun Taman Baca Masyarakat (TBM) dan bank sampah. TBM dan bank sampah dibangun secara swadaya oleh Pemerintah Kecamatan Rancasari dan masyarakat.

TBM dan bank sampah yang berada di samping Kantor Kecamatan Rancasari tersebut, hari ini, Selasa (6/11/2018), diresmikan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Dalam sambutannya, Yana sangat mengapresiasi partisipasi warga Kecamatan Rancasari yang mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. "Alhamdullilah saya senang melihatnya. Di sini masyarakat proaktif melaksanakan segala program Pemkot Bandung ataupun program dari Kecamatan Rancasari sendiri. Baik olahraganya, membacanya, dan yang sedang gencar-gencarnya yaitu Gerakan Kangpisman," ujarnya.

Yana menegaskan, Kota Bandung membutuhkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan slogan Lanjutkan Bandung Juara. Kolaborasi dari semua pihak sangat dibutuhkan agar segala program di Kota Bandung sukses.

"Dalam mewujudkan semua itu, tidak hanya peran Pemkot Bandung saja. Lebih mudah terwujud jika semua masyarakat ikut turun tangan. Semua melakukan dan insya Allah program itu akan sukses dan akan berdampak positif untuk masyarakat Kota Bandung," tuturnya.

Terkait dengan Gerakan Kang Pisman, Yana menilai saat ini masyarakat belum menyadari akan bahaya sampah karena sekarang masih terangkut dan masih tertampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Namun apa yang terjadi jika TPA Sarimukti ditutup, bagaimana dengan produksi sampah di Kota Bandung setiap harinya mencapai 1.500 ton atau setara dengan luas lapangan bola dengan ketinggian 7 cm.

"Bisa kita bayangkan jika benar terjadi TPA Sarimukti ditutup. Itu akan membuat masalah yang besar, bahkan yang mengerikan lingkungan Kota Bandung akan rusak. Mengerikan, jika kondisi tersebut kita acuhkan. Semua itu akan menghantui masyarakat Kota Bandung. Dengan Kang Pisman insya Allah akan teratasi. Tentunya partisipasi masyarakat juga harus konsisten," katanya.

Yana berharap, masyarakat Kota Bandung dapat bersama-sama bekerja dan peduli akan lingkungan sekitar. Harus ada ide-ide kreatif yang muncul dari masyarakat dalam mewujudkan Bandung Juara.

"Harapan saya sangat besar, melihat sistem gotong royong di Kota Bandung cukup kental. Mari kita bersama-sama bekerja dan peduli dengan Kota Bandung, Kota yang indah ini," pintanya.* rizal - humas.bandung.go.id


Kata kunci:
bank sampahrancasari

BAGIKAN

BERI KOMENTAR