Kamis, 20 Juni 2019 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Gunakan Teknologi untuk Sampaikan Informasi Positif

Sabtu, 13 Oktober 2018

Gunakan Teknologi untuk Sampaikan Informasi Positif
Syahda Musthafa/Humas.Bandung.go.id
PELAKSANA Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dadang Gantina membuka acara Pentas Rakyat Kota Bandung Tahum 2018, Sabtu (13/10/2018), di Plaza Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana.

HumasBandung - Di era modern masyarakat perlu memahami teknologi dan informasi. Hampir seluruh kebutuhan hidup manusia tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi informasi, mulai dari transaksi perbankan, hubungan sosial hingga pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), perizinan, dan kesehatan.

"Pemanfaatan teknologi tidak bisa ditawar lagi, karena terbukti mampu meningkatkan kreativitas. Bahkan kini juga membuka kesempatan kerja dan usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dadang Gantina pada acara Pentas Rakyat Kota Bandung Tahum 2018, Sabtu (13/10/2018), di Plaza Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana.

Pentas Rakyat Kota Bandung 2018 diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung bekerja sama dengan Ombudsman serta Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Acara yang merupakan upaya menyuguhkan ruang untuk masyarakat terutama generasi muda untuk meyalurkan informasi positif melalui seni dan budaya ini, diisi dengan pentas seni vokal group, lomba video pendek, serta beragam kaulinan Sunda.

Dadan Gantina selanjutnya menyampaikan, pemanfaatan teknologi informasi terbukti telah mendorong pembangunan di Kota Bandung serta terbukti efisien dan mampu memberi layanan publik yang baik.

"Masyarakat harus memanfaatkan teknologi informasi secara optimal karena bisa mengembangkan dan meningkatkan kualitas masyarakat. Jika pemanfaatannya cemat, maka bisa meningkatkan relasi kehidupan sosial," kata Dadang yang mengapresiasi kegiatan Pentas Rakyat Kota Bandung 2018.

Menurut Dadang, teknologi informasi perlu berjalan lurus dengan pola pikir. Jika hal tersebut mampu diterapkan, maka kebudayaan pun bisa dilestarikan lebih baik. Di samping itu pun berita hoaks akan hilang.

“Pentas Rakyat ini harus memberikan informasi, khususnya dalam teknologi informasi sekaligus melestarikan kebudayaan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kota Bandung, Dicky Wishnumulya mengajak kepada para pemuda Kota Bandung untuk mengembangkan potensinya dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat. "Seperti Relawan TIK ini, kita rangkul untuk memberikan informasi yang baik. Mereka paham dengan konten yang perlu dikonsumsi masyarakat," kata Dicky.

Memperbanyak konten positif di internet atau media, lanjut Dicky, perlu terus ditingkatkan. Bukan hanya meredam, tetapi juga wadah untuk tingkatkan kesadaran masyarakat atas isu yang menjadi masalah pada masyarakat, seperti hoax dan sebagainya.

Dicky menambahkan, partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menghindari dampak negatif dari hal tersebut. Sebagai bentuk peduli yakni dengan penyuluhan sampai memberikan saran. “Diskominfo bersama Ombudsman dan relawan TIK, berupaya menjaring partisipasi masyarakat tersebut dalam acara Pentas Rakyat Kota Bandung Tahun 2018. Kita berikan edukasi, melalui talkshow membahas pelayanan publik, penggunaan media yang baik dan budaya kesenian,” katanya.

Sedangkan Anggota Ombudsaman RI, Ahmad Alamsyah Saragih mengapresiasi acara Pentas Rakyat yang memberi ruang untuk menyebarkan informasi positif. “Ini harus terus dilakukan. Terpenting masyarakat paham dan mampu memahami informasi dengan bijak,” kata Ahmad.* andryan - humas.bandung.go.id


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait