Rabu, 12 Desember 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
Jadi Incaran Pendatang Pascalibur Lebaran

Pemkot Bandung Tingkatkan Koordinasi Kependudukan

Selasa, 19 Juni 2018

HumasBandung - Kota Bandung merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang menjadi incaran wisatawan lokal maupun luar negeri. Kota berjuluk Parijs van Java ini memang menyediakan beragam tempat yang disukai wisatawan, mulai dari wisata kuliner, belanja, hingga wisata edukasi.

Pada libur Lebaran tahun ini pun, Kota Bandung tetap menjadi incaran wisatawan. Sejumlah tempat wisata di Kota Bandung, sejak lebaran hari pertama sudah dijejali pengunjung. Seperti Taman Lalu Lintas, kebun binatang, dan tentunya tempat-tempat belanja serta kuliner.

Menyadari Kota Bandung telah menjadi tempat wisata favorit, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung hanya bisa mengimbau kepada warga luar Kota Bandung, baik wisatawan atau yang mempunyai kepentingan lain di Kota Bandung, supaya berlaku tertib dan tetap menjaga kenyamanan selama berada di kota ini.

"Baik untuk wisata maupun menetap, baik itu sekolah atau kerja, harus jaga kenyamanan Kota Bandung," katanya saat berada di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (13/6/2018).

Menurutnya, Idulfitri 1439H/2018 bertepatan dengan awal masa pendidikan dan perkuliahan. Warga luar kota yang datang, tak hanya wisatawan saja tetapi juga mereka yang akan melanjutkan sekolah dan kuliah di Kota Bandung. "Yang datang untuk sekolah, bekerja, maupun liburan," ujarnya.

Untuk menjaga agar Kota Bandung tetap aman, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengerahkan petugas untuk menjalin koordinasi dengan aparat kewilayahan demi tercipta situasi dan kondisi yang kondusif.

"Kerja keras semua terutama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan kepala wilayah (Camat/Lurah). Kita minta tingkatkan koordinasi dengan RT dan RW dalam pendataan pendatang yang masuk," ujar Solihin.

Solihin mengatakan, Kota Bandung berisi orang-orang yang berkualitas, sehingga bagi mereka yang akan bekerja di kota ini Bandung harus mempunyai skill dan pengalaman. "Kota ini bukan kota yang tertutup, siapapun boleh masuk asalkan bisa meningkatkan kualitas," tuturnya.

Pemkot Bandung akan terus menyosialisasikan hal ini di tempat publik seperti terminal dan stasiun. Termasuk mendata warga Bandung asli maupun luar Kota Bandung.

"Ini merupakan bagian yang nggak terpisah, pelayanan di Kota Bandung melalui Disdukcapil terus ditingkatkan. Meskipun sudah memasuki masa libur, kita tingkatkan pelayanan kebutuhan khususnya e-KTP karena pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), e-KTP merupakan data yang jelas untuk memilih," tuturnya.* humas.bandung.go.id



BAGIKAN

BERI KOMENTAR