Selasa, 24 April 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
Solihin dari Musrenbang Jabar

Pembangunan Kota Bandung Harus Lancar dan Tepat Sasaran

Kamis, 12 April 2018

Pembangunan Kota Bandung Harus Lancar dan Tepat Sasaran
Humas.Bandung.go.id
PENJABAT Sementara Wali Kota Bandung, M. Solihin menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Intercontinental Hotel, Kamis (12/4/2018).*

HumasBandung – Pembangunan di Kota Bandung harus berjalan lancar dan tepat pada sasaran. Pembangunan harus menghasilkan kemajuan yang terarah, mencapai pembangunan secara bersama, serta dapat menyelesaikan masalah yang ada.

Demikian disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Intercontinental Hotel, Kamis (12/4/2018). Musrenbang dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas RI Pungki Sumadi, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Sumarso, serta Koordinator Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK RI Asep Rahmat Suwanda.

“Musrenbang Tingkat Provinsi Jawa Barat ini mampu memberikan penegasan yang kuat kepada seluruh perangkat daerah agar dalam perencanaan pembangunan harus mampu memberikan hasil yang optimal,” katanya

Solihin mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berharap, sejumlah usulan perencanaan pembangunan untuk Kota Bandung yang telah disampaikan pada Musrenbang Tingkat Provinsi Jawa Barat, bisa berjalan dan terealisasi dengan lancar. “Insya Allah semua usulan Kota Bandung sudah tersampaikan. Mudah-mudahan anggaran yang tersedia untuk Pemerintah Kota Bandung bisa diberikan secara optimal. Yang diperlukan adalah bagaimana meyakinkan Pemerintah Provinsi maupun pihak dewan agar rencana pembangunan mampu terlaksana,” tuturnya.

Beberapa usulan yang disampaikan Pemkot Bandung, seperti pembangunan kantor di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, pembangunan kantor kewilayahan, dan penyediaan kendaraan. “Ada pembangunan kantor, penyedian beberapa kendaraan yang terkait dengan proses sampah dan pemadam kebakaran, renovasi pembangunan kantor di kewilayahan, itu beberapa hal yang diprioritaskan,” katanya.

Solihin mengungkapkan, penyediaan kendaraan pemadam kebakaran untuk menjangkau gedung lebih dari 30 tingkat, sangat diprioritaskan. Kendaraan tersebut sangat diperlukan karena Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung hanya memiliki kendaraan untuk menjangkau gedung 10 tingkat saja.

Terkait dengan penggunaan anggaran oleh Pemkot Bandung, Solihin mengatakan, beberapa pencapaian sudah diraih oleh Kota Bandung seperti Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dengan nilai A yang menunjukan komitmen Pemkot Bandung dalam mempertanggungjawabkan anggaran yang digunakan.

“Ada keterkaitan antara kegiatan dalam anggaran dengan perencanaan yang sudah ditetapkan berjalan baik, sehingga hasilnya pun terbukti saat ini,” kata Solihin.

Solihin berharap, perencanaan tahun 2018 lebih matang lagi, baik di bidang infrastruktur maupun peningkatan pelayanan publik. Kegiatan perencanaan harus didukung dengan data yang real.

“Apakah itu perencanaan infrastruktur maupun bantuan-bantuan kepada masyarakat, harus sesuai data. Contohnya penanganan kemiskinan ada Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung (Dinsosnangkis), lalu pelayanan kesehatan ada di Dinas Kesehatan. Nah itu harus cocok dan bisa berkolaborasi dengan baik," tegas Solihin.***

 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR