Senin, 25 Juni 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita
Suguhan Peringatan KAA

Dari Bandung Historical Study Games Hingga Bincang-bincang dengan Saksi Sejarah

Kamis, 12 April 2018

Dari Bandung Historical Study Games Hingga Bincang-bincang dengan Saksi Sejarah
Humas.Bandung.go.id
ABAH Landung yang merupakan relawan sekaligus saksi sejarah KAA tahun 1955.*

HumasBandung – Selain Asia Africa Carnival (AAC), peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) kembali dimeriahkan dengan Bandung Historical Study Games serta penaikan dan penurunan bendera negara-negara Asia Afrika dan bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Demikian terungkap pada acara Bandung Menjawab yang diselenggaran Bagian Humas Setda Kota Bandung, Kamis (12/4/2018), di Taman Sejarah Balaikota Bandung. Hadir sebagai nara sumber Kepala UPT Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) Meinarti Fauzie, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Aswin Sulaeman, serta Abah Landung yang merupakan relawan sekaligus saksi sejarah KAA tahun 1955.

Meinarti Fauzie mengatakan, sudah ada 120 kelompok atau 600 orang peserta yang mendaftar untuk mengikuti Bandung Historical Study Games. Para peserta akan berkeliling ke 20 titik bersejarah di Kota Bandung dimulai dari Gedung Dwi Warna. “Bandung Historical Study Games akan dilaksanakan pada tanggal 21 April,” katanya.

Sebelum Bandung Historical Study, digelar terlebih dahulu upacara penaikan bendera PBB dan bendera 109 negara Asia Afrika oleh 400 anggota Paskibra Kota Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 April 2018.

Selanjutnya pada tanggal 23 April, juga akan digelar talkshow yang menghadirkan nara sumber Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi serta Sahabat MKAA. Talkshow akan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Bandung.

Pada tanggal 23 April, juga diselenggarakan jamuan teh dan bincang-bincang dengan para saksi sejarah dan relawan KAA Tahun 1955. Salah satu yang akan hadir adalah Abah Landung, pegiat antikorupsi Indonesia yang juga pernah menjadi relawan KAA tahun 1955.

Rangkaian acara berlanjut pada penyelenggaraan AAC tanggal 29 April. Sebanyak 74 negara dari 109 negara yang diundang, sudah menyatakan kesediaannya untuk meramaikan AAC tahun 2018.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan KAA tahun 2018 akan ditutup dengan penurunan bendera negara-negara Asia Afrika dan bendera PBB.***


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait