Jumat, 27 April 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Luar Biasa, Kota Bandung Kembali Dianugerahi Swasti Saba Wistara

Rabu, 11 April 2018

Luar Biasa, Kota Bandung Kembali Dianugerahi Swasti Saba Wistara
Humas.Bandung.go.id
PEMPROV Jabar memberikan penghargaan Swasti Saba Wistara kepada Kota Bandung yang telah berkontribusi di bidang kesehatan. Penghargaan diterima Pjs. Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin pada acara yang diselenggarakan di Aula Gedung Sate, Rabu (11/4/2018).*

HumasBandung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memberikan penghargaan Swasti Saba Wistara kepada Kota Bandung yang telah berkontribusi di bidang kesehatan. Penghargaan diserahkan oleh Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat, Koesmayadie Tatang Padmadinata kepada Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin pada acara yang diselenggarakan di Aula Gedung Sate, Jln. Diponegoro, Rabu (11/4/2018).

Selain Kota Bandung, penghargaan yang sama diserahkan kepada 19 kota/kabupaten di Jawa Barat. Kota/Kabupaten peraih penghargaan dinilai berhasil mewujudkan “Kota Sehat” di daerahnya masing-masing.

Penghargaan Swasti Saba Wistara merupakan yang ketiga kalinya diterima Kota Bandung. Tahun 2016 penghargaan diterima oleh Sekda Yossi Irianto, tahun 2017 penghargaan yang sama diraih Kota Bandung yang pada saat itu diterima oleh Wali Kota, Ridwan Kamil. Tahun ini penghargaan Swasti Saba Wistara untuk Kota Bandung diterima oleh Pjs. Wali Kota, Muhamad Solihin.

Pjs. Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin usai menerima penghargaan mengungkapkan rasa syukurnya. “Penghargaan ini merupakan buah hasil kerja keras kolaborasi Pemkot Bandung dan seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Menurut Solihin, menciptakan kota sehat bukan hanya tanggung jawab satu perangkat daerah saja, tetapi tanggung jawab semua masyarakat untuk menciptakan hidup sehat. Ia berharap, penghargaan ini menjadi pemacu agar kualitas kesehatan di Kota Bandung terus dijaga dengan baik. Salah satu caranya dengan menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan dalam kehidupan.

“Sehat itu tidak hanya lingkungannya saja, tetapi perilakunya dan masyarakat mengonsumsi asupan makanan. Itu harus diperhatikan agar seluruh masyarakat bisa sehat. Poin penting di sini karena ada ajakan dan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk berbudaya sehat. Bukan untuk meraih penghargaannya saja, terpenting budaya sehat itu terus tumbuh di masyarakat,” ujarnya.

Dalam mewujudkan “Kota Sehat”, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menggulirkan sejumlah program di bidang kesehatan. Diantaranya Layad Rawat, Omaba (Ojek Makanan Balita), Motor Ambulans dan Kekasih (Kendaraan Konseling Silih Asih) dan juga terbentuknya Forum Rembug Peduli Bandung Sehat (FRPBS).***



BAGIKAN

BERI KOMENTAR