Kamis, 13 Desember 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Duta Genre Harus Bisa Menginspirasi Remaja Kota Bandung

Sabtu, 7 April 2018

Duta Genre Harus Bisa Menginspirasi Remaja Kota Bandung
Humas.Bandung.go.id
PENJABAT Sementara Wali Kota Bandung Muhamad Solihin membuka acara Pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) 2018 tingkat Kota Bandung di Ballroom Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (06/04/2018).*

HumasBandung - Keluarga sebagai komunitas terkecil dari masyarakat diharapkan menjadi lembaga pendidikan pertama dan utama dalam perkembangan jiwa anak. Karenanya konsep keluarga kecil, sehat, dan sejahtera harus diterapkan dan menjadi cita-cita bersama.

Demikian disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin pada acara Grand Final Pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) Tingkat Kota Bandung Tahun 2018 di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Jumat (6/4/2018) malam.

Solihin menunturkan, dalam keluarga serasi akan tumbuh dan berkembang anak-anak yang berkontribusi membawa masyarakat menuju kehidupan yang sejahtera. "Kegiatan ini menantang remaja Kota Bandung untuk mampu memberikan yang terbaik untuk masa depan,” katanya.

Pemilihan Duta Genre, lanjut Solihin, bukan sekadar kompetisi, tetapi pemenangnya harus bisa memberikan pengaruh positif terhadap remaja lain di Kota Bandung. "Tidak sekadar juara saja, tapi sebagai remaja harus menyebarkan virus kebaikan dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat yang menghasilkan suatu gagasan," ujar Solihin.

Solihin berharap, Pemilihan Duta Genre bisa memberikan motivasi untuk seluruh remaja Kota Bandung. "Remaja saat ini harus bisa maju lebih pesat, agar jasmani dan rohani cerdas secara intelektual maupun mental juga mampu mendorong agar memiliki konsep membangun keluarga yang terencana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung, Edi Marwoto menyampaikan, masa remaja merupakan salah satu penentuan kehidupan di masa depan. Remaja sebagai penerus bangsa perlu disiapkan menjadi manusia yang sehat jasmani, rohani, mental, dan spiritual.

Melihat begitu pentingnya remaja sebagai penerus bangsa, maka sejak dini pun harus diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup untuk bekal nantinya.

"Menghadapi masalah remaja saat ini, seperti pergaulan bebas, kita konsentrasi dalam gaya hidup yang lebih baik dan selalu berpikir positif," kata Edi.

Dengan diselenggarakan kegiatan tersebut, Edi meyakini remaja di Kota Bandung mampu berkontribusi dalam pembangunan dan memberikan nilai positif untuk perkembangan remaja zaman sekarang.

"Remaja sekarang itu mampu bergaul, pintar dan memberikan pengaruh kebaikan. Maka kegiatan ini, insya Allah membuahkan bibit bibit remaja yang mampu memajukan intelektual," katanya.

20 finalis yang masuk Grand Final tersebut, Edi berharap siapapun yang menjadi juara harus yakin mampu membawa citra positif untuk remaja Kota Bandung. "Kualitas remaja saat ini menjadi role model untuk masa depan, sehingga apa yang direncanakan saat ini harus yakin bisa dilakukan di masa yang akan datang, sehingga remaja di usia yang belia ini mampu berpikir positif dan membawa perubahan yang signifikan," kata Edi.***



BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait