Rabu, 12 Desember 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

"Tewak nu Miceun Runtah" Makin "Garang", Pelaku Buang Sampah pun Terus Berkurang

Rabu, 28 Maret 2018

"Tewak nu Miceun Runtah" Makin "Garang", Pelaku Buang Sampah pun Terus Berkurang
Humas.Bandung.go.id
OTT pembuang sampah sembarangan dilaksanakan setiap Selasa malam selama 6 jam.*

HumasBandung - Operasi Tangkap Tangan (OTT) "Tewak nu Miceun Runtah" yang digelorakan Pemerintah Kota Bandung melalui PD Kebersihan mulai membuahkan hasil. Salah satu indikatornya, jumlah pelaku yang tertangkap tangan terus mengalami penurunan.

Program "Tewak nu Miceun Runtah" mulai dilaksanakan sejak tahun 2015 dengan dibentuknya Tim Patroli Pengawas Kebersihan (PPK). OTT pembuang sampah sembarangan dilaksanakan setiap Selasa malam selama 6 jam. Waktu operasi tergantung lokasi OTT. Bisa mulai pukul 19.00 sampi tengah malam, mulai pukul 22.00 hingga subuh, atau sejak pukul 02.00 hingga pagi.

"OTT ini dilaksanakan malam hari karena biasanya banyak warga yang membuang sampah sembarangan pada malam hari," kata Komandan PPK, Elan saat operasi di kawasan Jalan Sudirman, Selasa (27/3/2018).

Elan mengatakan, operasi tangkap pelaku pembuang sampah sembarangan yang konsisten digelar seminggu sekali telah memberikan dampak yang signifikan. Beberapa kawasan di Kota Bandung seperti Cihampelas dan Cibaduyut sudah mengalami penurunan pelaku buang sampah sembarangan.

"Ya Alhamdulillah, pelaku buang sampah sembarangan di beberapa kawasan yang sudah di OTT tidak ditemukan lagi, berkurang bahkan tidak ada, jadi bersih seperti di kawasan Cihampelas yang asalnya banyak sampah di jalan, jadi berkurang. Lumayan tertib," ungkapnya.

Ditegaskanya, operasi Ini merupakan upaya sosialisasi Pemkot Bandung untuk meminimalisir pembuang sampah sembarangan.

"OTT ini merupakan upaya sosialisasi sekaligus bentuk teguran secara langsung kepada pembuang sampah sembarangan untuk buang sampah pada tempatnya," kata Elan.

Menurut Elan, sebetulnya tugas Tim PPK tidak hanya saat OTT malam hari yang digelar seminggu sekali, tim juga bertugas setiap hari pada siang hari. "Kami patroli setiap hari mulai pukul 8.00 sampai 14.30 dilanjut dengan shif 2 dari pukul 14.30 hingga pukul 19.00. Patroli keliling ke jalan protokol, taman-taman, TPS dan tempat-tempat keramaian wisata Kota Bandung," katanya.

Elan menegaskan, kesadaran membuang sampah pada tempatnya harus berasal dari diri sendiri. "Ya, kesadaran membuang sampah pada tempatnya kan harus berasal dari diri sendiri, tapi kita akan tetap lakukan operasi sebagai bentuk sosialisasi," tuturnya.***

 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR