Sabtu, 23 Juni 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

KIM Membantu Ciptakan Iklim Kondusif Kota Bandung

Selasa, 6 Maret 2018

KIM Membantu Ciptakan Iklim Kondusif Kota Bandung
Humas.Bandung.go.id
KABAG Humas Kota Bandung, Yayan A. Brilyana menjadi nara sumber pada kegiatan “Penguatan Kelembagaan Kelompok Masyarakat Kota Bandung”, Selasa (6/3/2018), di Atlantic City Hotel, Jln. Pasirkaliki, Kota Bandung.*

HumasBandung – Kepala Bagian Humas Kota Bandung, Yayan A. Brilyana menjadi nara sumber pada kegiatan “Penguatan Kelembagaan Kelompok Masyarakat Kota Bandung”, Selasa (6/3/2018), di Atlantic City Hotel, Jln. Pasirkaliki, Kota Bandung. Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung dan diikuti oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Bandung.

Yayan dalam pemaparannya mengungkapkan tentang peran Bagian Humas dalam membangun citra Pemerintah Kota (Pemkot) dan Kota Bandung. “Tahun 2017, ada 10.383 berita tentang Kota Bandung di media online dan 4.354 di media cetak,” katanya.

Dari seluruh berita tersebut, lanjutnya, 14% merupakan berita negatif dan sisanya berita positif. “Walaupun sedikit, tapi pengaruhnya sangat besar terhadap citra Kota Bandung,” katanya.

Untuk mengimbangi berita negatif, Bagian Humas Kota Bandung membuat berita-berita positif tentang Kota Bandung. Berita-berita tersebut disebarkan lewat siaran pers.

“Kalau di media tidak naik, kita naikkan di media sosial. Kalau di media sosial tidak turun, kita naikkan di grup-grup WA (whatsapp),” katanya.

Yayan berharap, keberadaan KIM dapat membantu mengimbangi berita-berita negatif yang masih ada. “Keberadaan KIM bisa mengangkat berita-berita positif yang ada di kewilayahan bisa diangkat,” katanya.

Menurut Yayan, banyak yang bagus untuk diinformasikan yang ada di kewilayahan. “Berita-berita positif dapat menciptakan iklim kondusif dan iklim kondusif akan berefek domino. Investasi masuk dan pembangunan berjalan,” tuturnya.***


Kata kunci:
kondusifkimefek domino

BAGIKAN

BERI KOMENTAR