Sabtu, 23 Juni 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Bandung Kembali Kampanyekan Gemar Membaca

Senin, 26 Februari 2018

Bandung Kembali Kampanyekan Gemar Membaca
Humas.Bandung.go.id
PLH Sekretaris Daerah Kota Bandung Evie S. Saleha pada acara Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca (GNGM) tingkat Kota Bandung di Aula Dispusip Jl. Seram No. 2 Kota Bandung, Senin (26/02/18).*

HumasBandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus berupaya meningkatkan literasi budaya membaca bagi masyarakat. Berbagai kampanye akan dilakukan untuk meningkatkan mintat baca masyarakat.

Demikian disampaikan Pelaksana Harian Sekda Kota Bandung, Evie S. Saleha dalam acara Kampanye Gemar Membaca yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Senin (26/2/2018), di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jln. Seram No. 2, Kota Bandung. Kampanye Gemar membaca dalam bentuk Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca (GNGM) merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Pemkot Bandung melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung.

Acara kali ini mengusung tema Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan Dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat”. Selain dihadiri Pelaksana Harian Sekda Kota Bandung, Evie S. Saleha juga dihadiri Perwakilan Perpustakaan RI, Opong Sumiati serta diikuti unsur SKPD, TP PKK, Kepala Sekolah, Guru, Pelajar SMA, SMK dan MA, budayawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, masyarakat Umum. Termasuk juga komunitas pencinta baca, Ponpes, pengelola perpustakaan, taman membaca, LSM, organisasi profesi, serta Karang Taruna se-Kota Kota Bandung.

Evie dalam sambutannya mengatakan, Pemkot Bandung akan terus mendukung Program Perpustakaan RI untuk meningkatkan literasi. Tak hanya kegiatan yang bersifat nasional, tapi juga yang bersifat regional.

Sementara itu, saat membacakan Sambutan Kepala Perpustakaan Nasional, Opong Sumiati menjelaskan, Indonesia masih memiliki budaya literasi yang rendah salah satunya dengan mobilisasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Indonesia masih rendah dalam gemar membaca. Hal ini dipengaruhi teknologi informasi yang semakin canggih. Itu memiliki andil yang sangat besar terhadap budaya membaca di negeri ini," katanya.

Perpustakaan Nasional berusaha agar bangsa Indonesia tidak selalu disibukkan dengan kegiatan yang kurang bermanfaat seperti sosial media, game online, dan sebagainya. “Salah satunya dengan menggelar Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca. Ini salah satu upaya mendorong dan membangkitkan semangat masyarakat untuk lebih gemar membaca,” katanya.***


Kata kunci:
gemar membaca

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait