Rabu, 12 Desember 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

Taman Elektrik Hadir di Cisaranten Kidul

Minggu, 11 Februari 2018

Taman Elektrik Hadir di Cisaranten Kidul
HumasBandung.go.id
WALI Kota Bandung M. Ridwan Kamil meresmikan Taman Elektrik di RW 04 Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Minggu (11/2).*

HumasBandung – Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil meresmikan Taman Elektrikyang terletak di kawasan RW 04, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Minggu (11/2/2018). Kehadiran Taman Elektrik yang pembangunannya menggunakan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (Persero) ini, menambah jumlah taman tingkat kewilayahan yang berada di Kota Bandung.

Ridwan Kamil mengatakan, saat ini di Kota Bandung sudah ada 70 taman kewilayahan yang berada di kawasan RW. Keberadaan taman-taman tersebut sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menambah ruang terbuka hijau (RTH).

“Ruang terbuka hijau di Kota Bandung diupayakan terus bertambah, salah satunya lewat Program Satu Taman Satu RW,” katanya.

Memang kalau dilihat dari segi luas, taman di kawasan RW hanya menambah sedikit luas RTH. Namun kalau program ini berjalan dan semua RW di Kota Bandung memiliki taman, maka luasnya cukup signifikan untuk menambah luas RTH.

"Jadi penambahan kita kecil-kecil, tapi banyak dan bermanfaat. Enggak kayak dulu. Beli bukit, beli apa, tetapi kan enggak dimanfaatkan, sayang. Kita ubah konsepnya, receh tapi banyak," tuturnya.

Ia berharap, ke depannya Program Satu Taman Satu RW ini diteruskan Wali Kota Bandung terpilih selanjutnya. Untuk kelancarannya, progta ini perlu sinergi dengan Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK).

“Ini bukan bukanlah program politik, melainkan murni teori pembangunan. PIPPK merupakan konsep desentralisasi di mana kekuatan pembangunan disebarkan secara merata ke seluruh wilayah dan organisasi kemasyarakatan. Tujuannya adalah untuk mempercepat hadirnya perubahan,” jelasnya.

Percepatan perubahan terjadi karena anggaran dibelanjakan sendiri oleh masyarakat dan proyeknya dikerjakan sendiri oleh masyarakat. “Supaya merata, tidak ada satu jengkal pun RW-RW yang tidak ada sentuhan pembangunan, supaya berdaya karena masyarakat yang mengerjakan dengan kerja sama,” lanjutnya.

Sementara itu, Asisten Manajer PLN Unit Pelaksana Pemeliharaan KIT Jawa Bagian Tengah (JBT) II, Endiyaksa menjelaskan, bantuan pembangunan taman ini merupakan tanggung jawab moril PLN terhadap lingkungan "Program ini merupakan tanggung jawab moril PLN terutama untuk lingkungan. Semoga dengan adanya taman ini masyarat dapat lebih bahagia," ujarnya. ***


Kata kunci:
taman elektrikgedebage

BAGIKAN

BERI KOMENTAR
Terkait