Senin, 24 September 2018 | Humas.Bandung.go.id Tentang Kami ‧ Kontak Kami
Berita

PIPPK Berhasil Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Minggu, 11 Februari 2018

HumasBandung – Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK) berhasil mewujudkan pemerataan pembangunan di Kota Bandung. Memasuki tahun keempat, manfaat program ini telah dirasakan oleh masyarakat.

“PIKPP merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Bandung mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Melalui PIPPK, Pemkot Bandung memberikan anggaran sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan ke setiap unsur kewilayahan (LPM, PKK, RW dan Karang Taruna),” ungkap Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil pada Rapat Sinergitas Kewilayahan Tahun 2018 tingkat Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Jumat (9/2/2017).

Menurut Ridwan Kamil, program PIPPK yang sudah memasuki tahun keempat ini, telah berjalan dengan lancar. Bahkan program ini telah menjadi percontohan dan diadopsi oleh banyak daerah.

"Alhamdulillah kita berhasil menerapkan program yang menjadi percontohan banyak daerah. Daerah lain mencontoh karena melihat PIPPK berhasil melibatkan masyarakat dalam peran sertanya terhadap pembangunan," ujarnya.

Pemerataan pembangunan, lanjutnya, menjadi cita cita yang diharapkan seluruh masyarakat, khususnya warga Bandung. PIPPK meruakan salah satu upaya Pemkot Bandung untuk mewujudkan harapan tersebut.

“Memasuki tahun ke empat pelaksanaannya, manfaat PIPPK menurutnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Selama tahun 2017 banyak pembangunan yang menggunakan PIPPK seperti pembangunan gapura, gorong gorong, jalan dan sebagainya,” katanya.

Ridwan Kamil memberikan apresiasi kepada unsur kewilayahan karena realisasi anggaran PIPPK mencapai 95,65 persen. Ia pun mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah membantu pembangunan dalam bentuk tenaga maupun pikiran.

"Saya bangga dengan pencapaian ini, ke depannya harus lebih semangat lagi untuk membangun kota Bandung yang lebih nyaman dan sejahtera," tutur Ridwan Kamil yang bangga dengan perkembangan Kota Bandung di tahun kelima masa kepemimpinannya.

Penyerapan 95,66%
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung sekaligus Ketua Tim Pengarah PIPPK, Yossi Irianto menyampaikan, pelaksanaan PIPPK tahun 2017 telah menyerap anggaran sekitar Rp 189 miliar atau sebesar 95,66 persen. Anggaran tersebut telah dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat, diantaranya pembuatan dan perbaikan gapura, jalan , MCK, pos jaga, vertikal garden, saluran air bersih, serta penanaman bibit tanaman dan pohon.

"Alhamdulillah dengan partisipasi masyarakat, pembangunan kota Bandung khususnya di kewilayahan semakin baik," tuturnya.

Di Kota Bandung, PIPPK dimonitoring evaluasi dan pengendalian oleh Diskominfo Kota Bandung. Dengan itu menghasilkan aplikasi PIPPK Online seluruh proses mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengadaan barang dan jasa bisa secara interaktif dimonitor oleh warga. Hal itu demi transparansi dan partisipatif aktif masyarakat.

"Atas berbagai kemajuan yang sudah dicapai selama ini, mudah-mudahan ke depannya lebih baik dan masyarakat ikut membantu dalam pembangunan kota Bandung," jelas Yossi. ***



BAGIKAN

BERI KOMENTAR